EFEKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA EKSTRAK ETANOL Ulva sp. DAN Sargassum sp. PADA MENCIT YANG DIINDUKSI SUKROSA ANTIHYPERGLYCHEMIC EFFECTIVENESS OF ETHANOL EXTRACT Ulva sp. AND Sargassum sp. IN SUCROSE-INDUCED MICULES
Main Article Content
Abstract
Tingginya kasus penderita hiperglikemia pengobatannya memerlukan waktu yang panjang dan biaya relatif mahal, membuat penderita berisiko komplikasi dikarenakan efek samping obat sintetik yang dikonsumsi. Alternatif untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan obat-obatan tradisional. Banyak tanaman obat yang berpotensi sebagai antihiperglikemia salah satunya alga laut yaitu Ulva sp. dan Sargassum sp. Kedua alga ini memiliki kandungan metabolit sekunder yang mampu sebagai antihiperglikemik. Namun, penelitian khusus mengenai perbandingan efektivitas antihiperglikemia dari ekstrak Ulva sp. maupun ekstrak Sargassum sp. sebagai penurun kadar glukosa bagi mencit yang di induksi sukrosa belum pernah dilakukan sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk membandingkan efektivitas ekstrak Ulva sp. dan ekstrak Sargassum sp. sebagai antihiperglikemik pada mencit (Mus musculus). Pada penelitian ini menggunakan 20 ekor mencit yang terbagi dalam 4 kelompok uji. Kelompok (I) kontrol positif diberikan metformin 1,3 mg/20 gram BB mencit kelompok (II) merupakan kontrol negatif diberikan CMC Na 0,5% kelompok (III) Ekstrak Sargassum sp. dosis 0,78 mg/20 gram BB mencit kelompok (IV) ekstrak Ulva sp. dosis 0,78 mg/20 gram BB mencit. Setelah 15 menit pemberian larutan uji selanjutnya diberikan Sukrosa 0,195 gram/20 gram BB mencit secara peroral. Pengamatan dilakukan setelah pemberian sukrosa, pada menit ke-15, 30, 45, 60, 90, 120, 150. Setelah didata menggunakan SPSS Hasil menunjukkan bahwa ekstrak Sargassum sp. dengan Ektrak Ulva sp. memiliki efek antihiperglikemik (p<0,05) dibandingkan dengan kontrol negatif. Namun yang memiliki manfaat sebagai agen antihiperglikemik paling baik yaitu ekstrak Sargassum sp. karena datanya mendekati efek antihiperglikemik metformin.