a FORMULASI DAN UJI ANTIBAKTERI LOTION EKSTRAK BUAH BIT (BETA VULGARIS L) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
Main Article Content
Abstract
Pemanfaatan tumbuhan dan bahan alam sebagai obat antibakteri merupakan salah satu alternatif yang diterapkan masyarakat dalam menghadapi peningkatan resistensi terhadap obat kimia. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri adalah bit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak buah bit dapat diformulasikan dalam sediaan lotion, stabilitas sediaan lotion ekstrak buah bit (Beta vulgaris L) dan aktivitas antibakteri sediaan terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Buah bit diekstraksi dengan metode perkolasi dan dengan pelarut etanol 70%. Kemudian dilakukan skrining fitokimia untuk memastikan adanya kadungan flavonoid, alkaloid, fenol, tanin, triterpenoid dan saponin. Ekstrak diformulasikan ke dalam sediaan lotion konsentrasi 0,2%, 0,4% dan 0,6%. Sediaan diuji stabilitasnya dengan metode cycling test dengan parameter uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas dan sifat alir. Uji aktivitas antibakteri dari sediaan lotion ekstrak buah bit terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukan ekstrak buah bit dapat diformulasikan dalam sediaan lotion. Lotion ekstrak buah bit konsentrasi 0,2% memenuhi stabilitas sediaan pada uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, viskositas dan sifat alir; Lotion ekstrak buah bit konsentrasi 0,4% memenuhi stabilitas sediaan pada uji organoleptis, homogenitas dan sifat alir; Lotion ekstrak buah bit konsentrasi 0,6% memenuhi stabilitas sediaan pada uji organoleptis, homogentas, viskositas dan sifat alir. Lotion ekstrak buah bit konsentrasi 0,2%;0,4% dan 0,6% tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.