FORMULASI DAN OPTIMASI KADAR HYDROXYPROPYL METHYLCELLULOSE K100M DAN POLYVINYL ACETATE DALAM SEDIAAN PATCH TRANSDERMAL PROPRANOLOL HCl FORMULATION AND OPTIMIZATION OF HYDROXYPROPYL METHYLCELLULOSE K100M DAN POLYVINYL ACETATE CONCENTRATIONS IN TRANSDERMAL PATCH PROPRANOLOL HCl
Main Article Content
Abstract
Propranolol hidroklorida merupakan penghambat reseptor beta-1 yang digunakan untuk
terapi angina, aritmia jantung, dan hipertensi. Penggunaannya secara oral memiliki beberapa
masalah seperti mengalami first pass effect, indeks terapi sempit, dan rasa yang pahit.
Kekurangan tersebut bisa diatasi dengan memformulasikannya sebagai sediaan transdermal
berupa patch. Komponen yang digunakan dalam patch transdermal adalah kombinasi
polimer hidrofilik yaitu HPMC K100M dan PVA. Optimasi dilakukan dengan Simplex
Lattice Design agar diperoleh formula optimal yang menghasilkan patch transdermal
propranolol HCl dengan karakteristik fisik dan daya penetrasi terbaik. Penelitian ini
bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi HPMC K100M dan PVA pada karakteristik
sediaan patch dan daya penetrasi sediaan patch propranolol HCl serta mencari konsentrasi
optimal. Optimasi perbandingan konsentrasi HPMC K100M dan PVA ditentukan
menggunakan Design Expert 11.0.1 dengan metode Simplex Lattice Design untuk 8 formula
uji. Masing-masing formula diuji karakteristik fisik meliputi pH, keseragaman bobot,
ketahanan lipat, ketebalan serta uji daya penetrasi sehingga diperoleh formula optimal
kemudian dilakukan validasi dengan SPSS melalui one sample t-test. Hasil penelitian
menunjukkan ada pengaruh kombinasi HPMC K100M dan PVA pada karakteristik fisik dan
daya penetrasi sediaan patch propranolol HCl. Formula optimum sediaan berdasarkan
Design Expert 11.0.1 yang menghasilkan sediaan dengan karakteristik fisik dan daya
penetrasi paling baik yakni konsentrasi HPMC K100M 6,13% dan PVA 2,37%.
Kata kunci : patch, propranolol hidroklorida, HPMC K100M, Simplex Lattice Design, PVA