UJI AKTIVITAS PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata [Burm.f.] Nees.) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN YANG DIINDUKSI GLUKOSA ACTIVITY TEST TO REDUCE BLOOD GLUCOSE LEVELS SAMBILOTO LEAF ETHANOL EXTRACT (Andrographis paniculata [Burm.f.] Nees.) ON MALE WHITE MICE (Mus musculus) GLUCOSE INDUCED
Main Article Content
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Salah satu tanaman yang mempunyai potensi untuk menurunkan kadar gula darah adalah daun sambiloto (Andrographis paniculata [Burm.f.] Nees). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penurunan kadar glukosa darah ekstrak etanol daun sambiloto (Andrographis paniculata [Burm.f.] Nees) dosis 100 mg/kg BB, 200mg/kg BB, dan 400mg/kg BB pada mencit putih (Mus musculus) jantan yang diinduksi glukosa. Sampel terdiri dari 30 ekor mencit yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Na CMC) 0,5%, kelompok kontrol positif (glibenklamid) dosis 0,013mg/kg BB, kelompok kontrol normal, dan kelompok perlakuan ekstrak etanol daun sambiloto (Andrographis paniculata [Burm.f] Nees) dosis 100mg/kg BB, 200 mg/kg BB, dan 400mg/kg BB. Parameter yang diamati berupa penurunan kadar glukosa darah mencit pada menit ke 15, 30, 60, 90, dan 120. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA lalu dilanjutkan dengan uji LSD (Least Signifficance Different). Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis yang paling efektif menurunkan kadar glukosa darah pada mencit putih (Mus musculus) jantan adalah ekstrak etanol daun sambiloto (Andrographis paniculata [Burm.f] Nees) dosis 400mg/kg BB.